Peduli Ahmad Haikal yang Diagnosis Mengidap Cerebral palsy dan Meningitis


Peduli Ahmad Haikal yang Diagnosis Mengidap Cerebral palsy dan Meningitis

Yatim mandiri lampung bersama relawan meypeduli mengunjungi dan memberikan program BLM (Bantuan Langsung Mustahiq)  kepada sdr. Ahmad Haikal (9). Kamis (1/8/2019)

Ahmad Haikal merupakan anak dari pasangan bapak Ruslan (44) dan ibu ernawati (40) yg beralamat kp. Doseran Lk2. Rt 017 desa srengsem kec. Panjang Bandar Lampung. sang ayah yg hanya buruh serabutan dan ibu nya merupakan buruh cuci,  Itupun kalau ada panggilan dari tetangga untuk mengambil pekerjaan tersebut. 

Ahmad Haikal yg biasa di panggil abang ini, saat kelahiran nya normal dan sehat.  Namun menginjak usia 1,5 tahun tubuh Haikal mendadak lemas, suka kejang dan puncak nya koma selama 23 hari. 

Diagnosis pada saat itu yg dilakukan team dokter rumah sakit daerah umum.  Menyatakan bahwa Haikal terkena penyakit _*Cerebral palsy*_  dan _*Meningitis*_ yaitu kelainan gerakan, tonus otot atau postur yang disebabkan oleh kerusakan yang terjadi pada otak yang belum matang dan berkembang, paling sering sebelum kelahiran dan meningitis adalah infeksi yang menyebabkan radang selaput di sekitar otak dan sumsum tulang belakang (meninges). Penyakit ini paling sering disebabkan oleh virus, tapi dalam beberapa kasus dapat disebabkan oleh bakteri atau jamur. (Sumber:doktersehat2018). 

Dengan demikian Haikal harus terus menjalani terapi selama seminggu 2 x di rumah sakit kota Bandar Lampung. 

Semoga orang tua nya selalu diberi ketabahan dan kesabaran serta kekuatan dalam menjalani hidup. 
Dan Terima kasih bagi donatur lampung yg terus support program program yg ada di yatim mandiri lampung. 

Info dan donasi : 
089656651712

Office: Jalan Sultan Haji no. 36 Kota sepang, labuhan ratu bandar lampung. 

#bantuanlangsungmustahiq
#blm
#yatimmandiri
#yatimmandirilampung

Dapatkan Info Terbaru HotNyus.com, dengan Ikuti Via Email:

0 Response to "Peduli Ahmad Haikal yang Diagnosis Mengidap Cerebral palsy dan Meningitis"

Posting Komentar

Follow by Email